Hotel Tugu Malang Angkat Budaya Tari Bali di Indonesia's Cultural Dining Series 46

Home / Gaya Hidup / Hotel Tugu Malang Angkat Budaya Tari Bali di Indonesia's Cultural Dining Series 46
Hotel Tugu Malang Angkat Budaya Tari Bali di Indonesia's Cultural Dining Series 46 Hotel Tugu Malang Angkat Pesona Tari Bali dalam Indonesia's Cultural Dining Series 46 hari ini (15/10/2019) (foto : Widya Amalia / TIMES Indonesia)

TIMESBATU, MALANGHotel Tugu Malang mempersembahkan malam budaya: ‘Indonesia’s Cultural Dining Series’ ke-46, Selasa malam (15/10/2019) melalui pertunjukan The Allure of Bali.

Persembahan Hotel Tugu Malang ini adalah untuk menghidupkan kembali dan melestarikan kisah-kisah yang hampir terlupakan dari masa lalu.

"Hotel Tugu Malang berusaha untuk tetap setia pada misinya dalam menghidupkan kembali seni, jiwa, dan romansa Indonesia. Maka dari itu, kami gelar acara ini," ucap Richard Wardana, Public Relation Hotel Tugu, Selasa (15/10/2019).

 

Menampilkan 4 tari tradisional Bali, masing-masing tarian menuturkan cerita dan sejarah yang unik.

Tari Condong, diperkirakan tercipta pada abad ke-19, bermula dari seorang pangeran dari Sukawati yang pada saat sakit mendapat penglihatan dua gadis cantik menari dengan anggun ditemani alunan Gamelan.

Tari Condong sering dipentaskan sebagai pembuka untuk Tari Legong. Adapun Tari Tenun merupakan gambaran perempuan Bali dalam membuat kain tenun, mulai dari proses memintal benang sampai pada menenun dengan perasaan tenang dan gembira.

Adapun Tari Sekar Jagad, biasanya ditarikan oleh para wanita. Berasal dari kata "Sekar" berarti bunga yang harum dan "Jagad" adalah dunia yang dimaksudkan menggambarkan damainya dunia dengan semerbak kembang - kembang bunga yang menghiasinya.

Sedangkan Tari Pendet merupakan pernyataan dari sebuah persembahan dalam bentuk tarian upacara biasanya juga digunakan untuk tarian selamat datang. 

Dalam pengalaman bersantap ini, tamu dapat menikmati berbagai pilihan makanan nusantara dari restoran Melati seperti, beragam pilhan Nasi Rawon, Nasi Buk, Rendang Padang, Tugu Risjtaffel dan masih banyak lagi.

 

Pertunjukan ini akan diadakan di Tirtagangga, Hotel Tugu Malang. Ruang perjamuan yang sangat elegan dan eksotis ini terinspirasi oleh sejarah dari India, Arab, Cina dan Mongolia Silk and Spice Roads.

Hotel Tugu Malang terletak tepat di jantung kota, sekitar 5 menit dari Stasiun Kereta Api Kota Malang.

Hotel Tugu Malang adalah hotel bintang lima pemenang penghargaan ‘Certificate of Excellence’ selama 8 tahun berturut-turut. Koleksi barang-barang seni yang tak ternilai harganya menghiasi setiap sudut hotel, menciptakan suasana klasik peninggalan era kolonial Belanda, tradisi Indonesia yang berabad umurnya, dan juga kebudayaan Jawa Peranakan yang romantis.

Dengan 49 kamar, 2 restoran, serta 5 ruang serbaguna, Hotel Tugu Malang memadukan romatisme budaya dengan kecanggihan fasilitas masa kini. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com