Hasta Komunika Dorong Pilkada Kabupaten Malang Jadi Ajang Perang Gagasan

Home / Berita / Hasta Komunika Dorong Pilkada Kabupaten Malang Jadi Ajang Perang Gagasan
Hasta Komunika Dorong Pilkada Kabupaten Malang Jadi Ajang Perang Gagasan Direktur Hasta Komunika research and consultant, Muhammad Anas Muttaqin. (FOTO: Annas for TIMES Indonesia)

TIMESBATU, MALANG – Lembaga Riset dan Konsultan Hasta Komunika mendorong agenda lima tahunan Pilkada Kabupaten Malang sebagai ajang perang gagasan dari bakal calon.

Hal ini dikatakan Direktur Hasta Komunika Research and Cnsultant, Muhammad Anas Muttaqin, ketika menanggapi dinamika Pilkada Kabupaten Malang yang semakin dinamis.

Salah satu dinamika dia menyebutkan, bahwasannya bakal calon kepala daerah pun sudah mulai tebar pesona. Bahkan, ada beberapa partai politik yang telah membuka penjaringan calon bupati dan wakil bupati Malang.

"Kandidat maupun para bakal calon perlu segera membangun branding politik yang menjadi pembeda satu dengan lainnya" ujar Anas, kepada TIMES Indonesia, Sabtu, (16/11/2019).

Dia menjelaskan, salah satu yang bisa menarik perhatian masyarakat adalah visi dan gagasan dari para tokoh yang akan turut tampil dalam kontestasi demokrasi.

"Masyarakat menunggu ide apa yang akan dilontarkan oleh calon dalam membangun Kabupaten Malang kedepan," ungkapnya.

Menurutnya, luasnya wilayah kabupaten Malang dan besarnya jumlah pemilih membuat para bakal calon harus bekerja lebih awal.

Anas mengatakan, Hal ini penting untuk menjaga popularitas dan positioning bakal calon dalam rangka membangun komunikasi politik serta mendapatkan rekomendasi partai politik pengusungnya nanti.

"Logikanya, partai tidak akan mengusung kandidat yang punya popularitas dan elektabilitas rendah," tambahnya.

Dia menyebutkan, pada era demokrasi modern seperti saat ini, kunci dari memenangkan pilkada terletak pada penguasaan data dan memenangkan persepsi publik.

Menurutnya, Berdasarkan hasil survei, era demokrasi langsung tidak bisa hanya mengandalkan partai pengusung, preferensi masyarakat terletak pada figur, bukan partai.

"Dalam sejarahnya, kabupaten Malang selalu dipimpin oleh figur yang punya karakter kuat, ini daya tarik yang juga harus jadi perhatian," urainya

Maka dari itu, kata Anas, Hasta Komunika mendorong agar Pilkada Kabupaten Malang 2020 nanti menjadi ajang perang gagasan, karena menurutnya potensi daerah yang begitu besar tidak bisa dimaksimalkan oleh pemimpin yang biasa-biasa saja. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com