Jogo Jawa Timur, Kapolda Jatim Ajak Warganet Bijak Bermedsos

Home / Berita / Jogo Jawa Timur, Kapolda Jatim Ajak Warganet Bijak Bermedsos
Jogo Jawa Timur, Kapolda Jatim Ajak Warganet Bijak Bermedsos Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat sambutan di acara Silaturahmi Warganet Jawa Timur. (FOTO: Istimewa)

TIMESBATU, MALANGKapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengajak warganet se-Jawa Timur untuk bijak dalam menggunakan media sosial (medsos). Hal tersebut disampaikan dalam acara yang digelar di gedung Mahameru Polda Jawa Timur, Senin (16/9/2019).

Acara dibuka langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dengan dihadiri sekitar 1500 warganet se Jawa Timur.

Turut hadir Kasubbag Humas Polres Malang Kota Ipda Ni Made Seruni Marhaeni dan operator bersama netizen Malang Kota.

Setidaknya, terdapat 20 orang perwakilan netizen dari Kota Malang yang berpartisipasi dalam giat tersebut.

polda.jpg

Dalam sambutannya,Kapolda mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat netizen di Jawa Timur yang sangat militan untuk ikut menjaga kondusifitas Kamtibmas khususnya di media sosial.

Selain itu, selama pesta demokrasi Pilkada, Pilpres hingga saat ini, Jawa Timur, menurutnya, dalam keadaan aman nyaman.

“Kondisi aman dan nyaman ini berkat dukungan warganet Jawa Timur,” ucapnya.

Kegiatan ini merupakan sinergitas Polda Jatim dengan warganet untuk Jogo Jawa Timur sebagai ajang silaturahmi dan memperkuat solidaritas dalam rangka bersama-sama menjaga Jawa Timur agar tetap aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

“Mari kita kumandangkan tentang NKRI. Kita semua bersaudara dan ayo jogo Jawa Timur agar tetap aman,” ajak Luki.

Media sosial ini, sambung dia, adalah wadah untuk mendapatkan berita dan juga wadah menjadi penulis di media sosial.

Sebab itu, dia mengajak masyarakat untuk mengangkat persaudaraan antar sesama untuk Indonesia agar menjadi lebih baik.

“Nanti kita akan laksanakan jambore netizen lagi, karena pertemuan awal dulu saya tidak bisa hadir. Harapan saya, nanti saya bisa hadir bersama netizen,” bebernya.

Sinergitas Kapolda Jatim bersama 1500 warganet Jawa Timur sepakat dalam mencegah penyebaran hoaks, hate speech dan rasisme di Jawa Timur serta dapat berperan aktif membantu publikasi berita positif demi terciptanya situasi kondusif. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com