Usung Tema NKRI, NU Tegalgondo Siap Edukasi Nasionalisme 

Home / Berita / Usung Tema NKRI, NU Tegalgondo Siap Edukasi Nasionalisme 
Usung Tema NKRI, NU Tegalgondo Siap Edukasi Nasionalisme  Ilustrasi

TIMESBATU, MALANG – Pengurus Anak Ranting (PAR) Nahdlatul Ulama (NU) Perum IKIP Tegalgondo Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang bakal dilantik pada Sabtu (14/9/2019) mendatang.

Selain pelantikan, agenda ini sekaligus memperingati Hari Tahun Baru Islam 1441 H. 

Ketua Panitia Rachmat Kriyantono menyampaikan bahwa umat Islam memegang peran penting sebagai agen penggerak pembangunan nasional. 

Tujuan pembangunan untuk menciptakan kesejahteraan seluruh rakyat. Hal ini, lanjutnya, memerlukan pondasi yang kuat berupa akhlak agamis dan terjaganya persatuan dan kesatuan umat.

"Peran ini diharapkan dapat terwujud melalui wadah organisasi Nahdlatul Ulama (NU) sampai menjangkau pelosok yang terbawah," katanya. 

Ia menambahkan, tahun baru Islam merupakan momentum untuk meningkatkan peran-peran tersebut. Sejak perang kemerdekaan, NU berdiri di garis depan untuk menjadi benteng persatuan. 

Saat perumusan dasar negara, sambung Rachmat, para ulama NU dengan yakin menghilangkan kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya. 

"Ini bentuk kesadaran ulama tentang kebhinekaan bangsa kita," ujar Rachmat yang juga dosen Universitas Brawijaya ini.

Peran NU sebagai penjaga NKRI menjadi tema pengajian yang digelar pada 14 September 2019 ini. Ketua Pengurus Cabang NU, Dr Isroqunnajah, yang akan mengupas lebih mendalam persoalan tersebut.

Tema ini dipilih, sebagai antisipasi menurunnya kesadaran umat atas maraknya hoaks, fitnah, saling mengolok antar anak bangsa yang bisa memecah umat.

"Kami hadir untuk mengedukasi bahwa Islam dan nasionalisme tidak dapat dipisahkan," kata Rachmat.

KH. Rois Arifin terpilih sebagai Ketua Syuriah sedangkan Dr. KH Achmad Subhan terpilih sebagai Ketua Tanfidziah. 

Terpisah, KH Rois Arifin menyebut bahwa dibentuknya pengurus ini bertujuan melaksanakan program dakwah, edukasi dan ekonomi rakyat. 

"Kita berusaha mengedukasi generasi bangsa terhadap nilai-nilai kearifan lokal dalam menjalankan syariat," ujar KH Rois yang juga dosen Unisma.

KH Subhan menambahkan bahwa perpaduan syariat dan budaya lokal ini merupakan perekat interaksi anak bangsa. 

"Jika sudah rekat maka program-program memajukan umat dapat berjalan," katanya.

Acara pelantikan PAR NU Tegalgondo dan pengajian umum ini digelar di Perum IKIP Tegalgondo, Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang dan terbuka untuk umum. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com