Lingkar Sosial Indonesia Inisiasi Desa-Desa Inklusi di Kabupaten Malang

Home / Berita / Lingkar Sosial Indonesia Inisiasi Desa-Desa Inklusi di Kabupaten Malang
Lingkar Sosial Indonesia Inisiasi Desa-Desa Inklusi di Kabupaten Malang Suasana Semiloka yang diadakan Linksos di Pakisaji. (Foto: Binar Gumilang/TIMES Indonesia)

TIMESBATU, MALANG – Perhatian tinggi terhadap penyandang disabilitas ditunjukan Yayasan Lingkar Sosial Indonesia atau Linksos dengan menginisiasi dibentuknya desa-desa inklusi yang ada di Kabupaten Malang, Jawa Timur. 

Awal pembentukan atau inisiasi desa-desa inklusi dengan mengadakan Semiloka Pembangunan Inklusif Disabilitas atau Disabillity Inclusive Development (DID) di Desa/Kecamatan Pakisaji, Kamis (15/8/2019).

"Semiloka ini bertujuan untuk membukakesadaran semua pihak bahwa hakikat pembangunan tidak boleh meninggalkan siapapun dan harus melibatkan partisipasi semua orang termasuk penyandang disabilitas," ujar Ketua Yayasan Linksos Indonesia, Kertaningtyas, kepada TIMES Indonesia.

Tyas menjelaskan, bukan tanpa alasan diselenggarakan Semiloka pertama tersebut di Desa/Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

"Dipilihnya desa tersebut dalam rangka mengembangkan potensi desa yang telah ada," ungkapnya.

Tyas menyebutkan beberapa organisasi inklusi. Di antaranya organisasi inklusi dari Forum Malang Inklusi, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Pokja Wirausaha Difabel Lingkar Sosial, Komunitas Kartika Mutiara dan Paguyuban Ibu-ibu dari anak Istimewa.

"Salah satu komunitas inklusi yakni Komunitas Kartika Mutiara merupakan kerja kolaborasi masyarakat dengan Koramil setempat," ucapnya.

Menurutnya, selama ini kaum difabel, belum diberi perhatian secara maksimal dalam pembangunan. Sehingga, masih ada jarak atau kesenjangan bagi kaum difabel.

"Bisa dilihat bersama dalam proses Musrenbang Desa, terlibatnya kaum disabilitas masih minim atau bahkan tidak dilibatkan sama sekali," keluhnya .

Maka dari itu, pihaknya menginisiasi pembentukan Desa-Desa Inklusi yang ada di Kabupaten Malang. Mengingat sejumlah desa di wilayah ini, masih banyak penyandang disabilitas.

"Kami awali melalui Desa Pakisaji dengan mengadakan Semiloka ini. Tujuannya, supaya membuka mata semua pihak bahwa penyandang disabilitas harus diperhatikan," tegasnya.

Selanjutnya dia berharap melalui kegiatan ini, kedepannya akan semakin banyak terbentuk desa-desa Inklusi di Kabupaten Malang yang dinisiasi oleh Lingkar Sosial Indonesia.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com