Ratusan Barang Bukti Sepanjang 2018-2019 Dimusnahkan Kejaksaan Negeri Kepanjen Malang

Home / Berita / Ratusan Barang Bukti Sepanjang 2018-2019 Dimusnahkan Kejaksaan Negeri Kepanjen Malang
Ratusan Barang Bukti Sepanjang 2018-2019 Dimusnahkan Kejaksaan Negeri Kepanjen Malang Dandim 0818 menghadiri Pemusnahan barang Bukti di Kejari Kepanjen. (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)

TIMESBATU, MALANGKejaksaan Negeri Kepanjen Malang memusnahkan barang bukti dari ratusan perkara yang terjadi di wilayah Kabupaten Malang sepanjang tahun 2018-2019.

Pemusnahan BB yang digelar di halaman kantor Kejaksaan, Kamis (13/6/2019) itu dihadiri oleh jajaran dari Kejari Kepanjen, BNN Kabupaten Malang, Satreskoba dan Satreskrim Polres Malang. Hadir pula Plt. Bupati Malang Drs. HM Sanusi MM, Dandim 0818/ Wil. Kab. Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad S.I.P, Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung dan pejabat terkait lainnya.

Pemusnahan barang bukti hasil perkara kasus sepanjang tahun 2018-2018 ini antara lain terkait kasus Pencurian, Pencurian dengan kekerasan (Curas), Penipuan, Miras oplosan, Pengedaran uang palsu dan Perkara Narkoba.

Barang Bukti yang telah di amankan antara lain Ratusan ribu butir pil koplo/ Extasi, shabu-sabu, Ganja kering, Miras oplosan, aneka ragam senjata tajam, uang palsu.

Ratusan-Barang-Bukti-Sepanjang2.jpg

Dandim 0818 beserta Forkopimda Kab. Malang meninjau barang bukti Yang akan di Musnahkan. (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)

"Barang bukti yang kami musnahkan tersebut adalah hasil ungkap kasus Narkotika, Reskrim, dan Penipuan mulai tahun 2018-2019 yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap," ungkap Hamidi, Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Kepanjen.

Hamidi menambahkan semua barang bukti yang telah diamankan tersebut, disita dari ratusan terpidana. Termasuk kasus Undang-undang Kesehatan, karena selain barang bukti narkoba, juga barang bukti Penipuan serta senjata tajam.

"Pemusnahan barang bukti ini sesuai dari keputusan pengadilan bahwa barang bukti narkotika, yang mempunyai kekuatan hukum tetap harus dimusnahkan," ujarnya.

Sementara itu Kepala Kejari Kepanjen, Reky Sonny Eddy Lumentut, SH, menambahkan selain semua barang bukti yang dimusnahkan adalah dari perkara yang sudah inkrah atau memiliki kekuatan hukum tetap, Kasusnya mulai tahun 2018 sampai bulan April 2019.

Ratusan-Barang-Bukti-Sepanjang3.jpg

Penandantanganan Berkas Pemusnahan Barang Bukti oleh Dandim 0818 dan Forkopimda Kab. Malang. (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)

"Barang bukti yang memiliki kekuatan hukum tetap harus segera kami musnahkan, Kalau tidak segera dimusnahkan, di khawatirkan akan berpindah tangan atau disalahgunakan. Maka untuk mengamankannya, harus dimusnahkan," tegas Reky.

Dandim 0818 Letkol Inf Ferry Muzawwad S.I.P, menyampaikan pemusnahan barang bukti hasil kejahatan yang terjadi di wilayah Kab. Malang oleh Kejari Kepanjen merupakan langkah tegas untuk membasmi berbagai jenis tindak Kejahatan yang telah Meresahkan di masyarakat, dengan di bantu TNI/ Polri dan masyarakat untuk mengungkap kejahatan yang terjadi di lingkungan sekitarnya.

"Semoga dengan pemusnahan barang Bukti ini bagi terdakwa akan mendapatkan hukuman yang setimpal dan akan menerima efek jera sehingga Kamtibmas di wilayah Kab. Malang akan tetap kondusif," ungkap Dandim.

Keseluruhan barang bukti dimusnahkan Kejaksaan Negeri Kepanjen Malang dengan cara dibakar serta dilaksanakan penandatanganan berkas pemusnahan barang bukti oleh pejabat terkait. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com