Pilkades Serentak, Polres Malang Sebut Ada Dua Desa Masuk Daftar Sangat Rawan

Home / Berita / Pilkades Serentak, Polres Malang Sebut Ada Dua Desa Masuk Daftar Sangat Rawan
Pilkades Serentak, Polres Malang Sebut Ada Dua Desa Masuk Daftar Sangat Rawan Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung saat bersama Dandim 0818 dan Plt Bupati Malang. (FOTO: Binar Gumilang / TIMES Indonesia)

TIMESBATU, MALANG – Dua desa di Kabupaten Malang masuk dalam daftar sangat rawan yang dikeluarkan Polres Malang, pada pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak (pilkades serentak) pada 30 Juni 2019 mendatang.

Hal ini seperti diungkapkan Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung saat apel pengamanan Perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di halaman Polres Malang, Kamis (13/6/2019).

"Sementara dari indeks kerawanan, ada dua desa yang masuk dalam katagori sangat rawan pada pelaksanaan pilkades serentak akhir bulan nanti. Dua desa itu yakni satu di Sumawe dan satu lagi di Dampit," ujar Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung kepada TIMES Indonesia.

Dia menjelaskan, ada beberapa faktor yang menyebabkan dua desa tersebut masuk dalam katagori sangat rawan pada pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Malang.

"Yakni ada permasalahan pada calon-calonnya, penyelenggarannya kurang profesional, ada militansi dari tim suksesnya dan ada sejarah konflik yang terjadi di desa itu," bebernya.

Maka dari itu, pihaknya melakukan pendekatan kepada para calon, tim sukses, panitia penyelenggara pilkades, tokoh masyarakat dan tokoh agama, untuk memberikan pengertian harus menjaga kondusifitas.

Selain itu, kata Kapolres, pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 5.762 personel gabungan untuk mengamankan pilkades serentak.

"Kemarin kami sudah melakukan rakor pilkades serentak di Surabaya, yang salah satu poin pembahasannya adalah bantuan personel keamanan," ungkapnya.

Karena kekuatan Polres Malang, kata dia, hanya sekitar 800 personel untuk mengamankan pelaksanaan pilkades serentak di lebih 200 desa yang ada di Kabupaten Malang.

"Tentunya dalam mengamankan pelaksanaan Pilkades Serentak kami membutuhkan backup personil dari wilayah lain seperti Blitar, Pasuruan, Lumajang maupun Sidoarjo," tuturnya.

Menurutnya, Polres Malang siap mengamankan pilkades serentak di Kabupaten Malang dan terus berupaya membina dua desa yang sangat rawan untuk keluar dari kategori tersebut. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com