Kejari Kepanjen Musnahkan Barang Bukti dari Ratusan Perkara

Home / Berita / Kejari Kepanjen Musnahkan Barang Bukti dari Ratusan Perkara
Kejari Kepanjen Musnahkan Barang Bukti dari Ratusan Perkara Kajari Kepanjen bersama Kapolres Malang, Plt Bupati Malang, Drs HM Sanusi MM, Dandim 0818 dan ketua DPRD saat memusnahkan barang bukti. (FOTO: Binar Gumilang/TIMES Indonesia)

TIMESBATU, MALANG – Ribuan barang bukti dari ratusan perkara pidana yang telah inkrah dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari Kepanjen), Kabupaten Malang, Kamis, (13/6/2019). Pemusnahan barang bukti yang dilakukan di halaman depan Kejari Kepanjen ini disaksikan jajaran Forkopimda Kabupaten Malang.

Jajaran Forkopimda yang jadi meliputi Plt Bupati Malang, Drs HM Sanusi MM, Kapolres Malang Yade Setiawan, Dandim 0818, Letkol Inf Ferry Muzzawwad dan Ketua DPRD, Hari Sasongko.

"Barang bukti yang kami musnahkan ini merupakan perkara di sisa tahun 2018 dan perkara tahun 2019 yang sudah keputusannya sudah inkrah," ujar Kajari Kepanjen, Abdul Qohar SH MH kepada TIMES Indonesia.

Dia menjelaskan, beberapa barang bukti yang dimusnahkan meliputi narkoba seperti sabu, ganja dan pil dobel L. Kemudian ada miras oplosan, trobas, uang mainan dan uang palsu.

Kemudian ada uang palsu, alat judi dan senjata tajam hasil kejahatan. "Pemusnaha dilakukan dengan tiga cara, yakni dibakar, dipotong dan dicelupkan ke dalam air panas," katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan,seluruh barang bukti dari perkara yang sudah inkrah atau sudah diputus oleh majelis hakim, harus dimusnahkan.

"Aturan undang-undangnya memang seperti itu. Sehingga, kami melaksanakan aturan perundang-undangan," tegasnya.

Dengan dimusnahkannya barang bukti yang dilakukan Kejari Kepanjen kata dia, juga sekaligus mengantisipasi terjadinya penyalahangunaan alat bukti oleh oknum tidak bertanggung jawab. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com