NASA: Virus Corona Kurangi Polusi Udara

Home / Berita / NASA: Virus Corona Kurangi Polusi Udara
NASA: Virus Corona Kurangi Polusi Udara Data NASA menunjukkan penurunan polusi udara yang sangat signifikan. Setelah China menghentikan aktifitas ekonominya. (Foto: NASA)
Fokus Berita

TIMESBATU, SURABAYA – Di balik musibah pandemi virus Corona, ada kualitas udara yang membaik. Bahkan pengurangan emisi gas polusi udara selama virus Corona ini lebih cepat daripada negosiasi iklim selama bertahun-tahun.

Wabah ini seolah mengungkapkan jika manusia kompak bertindak serius terhadap perubahan iklim maka perubahan itu nyata terjadi.

Tiongkok yang merupakan penghasil gas rumah kaca terbesar di dunia dalam waktu singkat telah memangkas emisi gas sampai 25%, menurut angka yang disajikan oleh Lauri Myllyvirta Pusat Penelitian Energi dan Udara Bersih Universitas Helsinki Jerman.

"Hal seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya," jelas Myllyvirta dikutip dari dw.com.

Wuhan, pusat penyebaran virus Corona yang berpenduduk 11 juta orang itu telah menerapkan lockdown sejak akhir Januari. Dengan demikian pergerakan bisnis dan pabrik-pabrik di provinsi itu tutup, sehingga ratusan juta orang hanya berdiam di rumah saja.

Hasilnya udara di atas China yang terekam oleh citra satelit NASA tampak bersih dari emisi nitro oksida (polutan yang dihasilkan dari bahan bakar fosil). Data NASA menunjukkan penurunan yang drastis.

Di seluruh dunia, industri penerbangan juga berkurang sangat signifikan. Berbagai acara olahraga dan konferensi internasional dibatalkan, orang-orang dilarang berpergian.

Namun semua itu tampak seperti kabar gembira bagi planet bumi -setidaknya dalam jangka pendek-. virus Corona mengingatkan kita akan berharganya lingkungan yang bersih. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com