PDP Covid-19 di Kota Batu Tambah Satu Orang

Home / Berita / PDP Covid-19 di Kota Batu Tambah Satu Orang
PDP Covid-19 di Kota Batu Tambah Satu Orang ILUSTRASI - Virus Corona. (FOTO: Pixabay)
Fokus Berita

TIMESBATU, BATU – Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kota Batu bertambah satu pasien sehingga menjadi dua pasien, karena satu warga Desa Tlekung harus dilarikan ke rumah sakit karena memiliki gejala panas badan dan gangguan saluran pernafasan.

Selain itu yang bersangkutan diketahui pernah berkunjung ke daerah penularan Covid-19 (virus Corona) dan memiliki pernah kontak langsung dengan kasus yang terkonfirmasi Covid-19. 

corona-batu.jpgPeta Sebaran Virus Covid-19 yang dikeluarkan oleh Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu hari ini. (FOTO: Istimewa)

Penambahan PDP ini tercatat dalam publikasi Peta Sebaran Covid-19 Kota Batu pada Jumat (3/4/2020) pukul 15.00 WIB.

Kendati berjumlah dua orang, satu PDP lainnya (dari Kelurahan Sisir) sudah tidak lagi dirawat di RS, karena sudah sembuh namun masih melakukan karantina mandiri di rumah dan statusnya menjadi PDP namun selesai pemantauan. 

“PDP bertambah 1 orang dan saat ini yang bersangkutan sudah dirawat di rumah sakit, sedangkan yang satunya sudah diperbolehkan pulang, namun tetap harus melakukan isolasi mandiri lagi selama 14 hari,” ujar Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M Chori. 

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa mulai tanggal 1 April 2020 dimasukkan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Kategori ini dibuat untuk memudahkan penanganan tim medis, untuk membedakan orang yang berpotensi terjangkit Covid-19 namun tidak menunjukkan gejala.

Mereka adalah orang yang memiliki kontak yang berada di dalam radius satu meter dengan PDP atau pasien positif Corona, seperti petugas medis yang merawat pasien positif Corona yang tidak menggunakan alat pelindung diri (APD). 

corona-batu-2.jpgPeta Sebaran Virus Covid-19 yang dikeluarkan oleh Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu hari ini. (FOTO: Istimewa)

Penanganan OTG ini sama dengan ODP dimana harus dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Jumlah OTG di Kota Batu saat ini berjumlah 23 orang.

Sementara jumlah Orang Dalam Risiko (ODR) Covid-19 sebanyak 497 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 73 orang. “Pasien positif kita dalam kondisi stabil, sudah dilakukan pemeriksaan swab kedua tetapi hasilnya belum ada hingga hari ini,” ujar Chori. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com