Buktikan Bahwa BNN Bebas KKN, Begini Ajakan Kepala BNNP Jatim

Home / Berita / Buktikan Bahwa BNN Bebas KKN, Begini Ajakan Kepala BNNP Jatim
Buktikan Bahwa BNN Bebas KKN, Begini Ajakan Kepala BNNP Jatim Kepala BNNP Jawa Timur,  Brigjen Pol Drs Bambang Priambodo SH MHum memberikan keterangan pers usai penandatanganan pakta integritas. (FOTO: widodo irianto/TIMES Indonesia)

TIMESBATU, MALANG – Kepala BNNP Jatim (Badan Narkotika Nasional Pendidikan Provinsi Jawa Timur), Brigjen Pol Drs Bambang Priambodo SH. MHum mengajak seluruh jajarannya membuktikan diri bahwa BNN bersih dari KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme).

Ajakan itu ia sampaikan usai dilaksanakan penandatanganan pakta integritas 2020 bagi para pejabat administrator BNN se Jawa Timur di Pendopo Agung, Kabupaten Malang.

Penandatanganan pakta integritas eselon III di lingkungan BNN Provinsi Jawa Timur dan jajaran yang juga dilaksanakan pada hari itu,  kata Bambang merupakan pernyataan tertulis yang berisi penegasan bahwa pengambilan keputusan, senantiasa berdasarkan prinsip kemandirian, penuh kehati-hatian, profesional dan berdasarkan kepentingan institusi semata.

"Bebas dari benturan kepentingan. Serta mematuhi ketentuan, peraturan perundangan yang berlaku," tambahnya.

Maksudnya, kata dia, bahwa setiap aparatur P4GN di lingkungan BNN wajib hukumnya berkomitmen dan melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggungjawab, wewenang dan peran sesuai peraturan perundang-undangan.

"Serta kesanggupan untuk tidak melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme,"ujarnya.

Brigjen-Pol-Drs-Bambang-Priambodo-SH-MHum-b.jpg

"Mari kita buktikan bahwa kita bersih. Bukan hanya sebatas hitam di atas putih,  namun lebih dalam daripada itu, bahwa ikrar atas komitmen kita yang disaksikan Tuhan Yang Maha Kuasa," katanya lagi.

Bambang mengatakan, pegawai BNN ini adalah ASN (Aparatur Sipil Negara). Karena itu koridornya harus dibatasi dengan aturan-aturan. "Supaya tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran. Karena bermacam godaan yang bisa menyebabkan kegiatan yang menyimpang," ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, khususnya dalam soal pemberantasan yang berkaitan dengan barang bukti dan tersangka, juga sangat rawan.

Selain itu, BNN juga masih menggunakan anggaran dari pemerintah melalui APBN yang turun dalam bentuk DIPA. "Karena itu penggunaannya juga tidak boleh dientit (dikorupsi), atau digunakan yang tidak sesuai aturan," ujarnya.

Meski demikian sampai kini di jajaran BNN se Jawa Timur tidak pernah terjadi seperti itu (KKN). "Dan mudah-mudahan tidak akan pernah terjadi hal seperti itu," tegasnya Kepala BNNP Jatim lagi.

Salah satu upaya BNNP Jatim untuk mencegah KKN di lingkungan BNN itu adalah lewat Pakta Integritas seperti yang telah ditandatangani itu. "Di luar itu juga punya program zona integritas yakni pembatasan tindakan ASN dengan koridor-koridor tadi," tutupnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com