Kurangi Antrean Panjang, Lapas di Kota Malang Sediakan QR Code bagi Pengunjung

Home / Berita / Kurangi Antrean Panjang, Lapas di Kota Malang Sediakan QR Code bagi Pengunjung
Kurangi Antrean Panjang, Lapas di Kota Malang Sediakan QR Code bagi Pengunjung Peluncuran aplikasi terbaru milik Lapas Kelas I Lowokwaru Malang untuk mempermudah pengunjung. (FOTO: Istimewa)

TIMESBATU, MALANG – Untuk menekan lama antrean pembesuk saat kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Lapas Kelas I Lowokwaru Kota Malang meluncurkan aplikasi kunjungan dengan bantuan teknologi QR Code.

Aplikasi layanan kunjungan online ini bernama Abdi LSIMA. Aplikasi yang dimiliki Lapas Lowokwaru Malang ini merupakan gebrakan pertama di Indonesia.

Kepala Lapas Kelas I Lowokwaru Malang, Agung Krisna, menjelaskan bahwa aplikasi anyar ini dibuat untuk mengurasi waktu antrean panjang para pengunjung. Dengan menggunakan teknologi QR Code ini, bisa mendeteksi data-data pembesuk.

aplikasi-Lapas-Kelas-I-Lowokwaru-Malang-a.jpg

Pengunjung atau pembesuk bisa mendaftar di aplikasi ini. Dalam aplikasinya terdapat langkah-langkah yang harus diisi seperti foto KTP dan wajah.

"Pengguna aplikasi ini juga bakal mendapat kartu member pengunjung yang sudah ada QR Code-nya," katanya.

Ketika pengunjung bisa memanfaatkan aplikasi ini, masa antrean yang awalnya pembesuk menghabiskan waktu sekitar 30 menit hingga 1 jam, bisa dikompres menjadi 5 sampai 10 menit saja.

aplikasi-Lapas-Kelas-I-Lowokwaru-Malang-b.jpg

Selain itu, pengunjung bisa mengatur jadwalnya sendiri untuk membesuk. Setelah terjadwal, pengunjung datang mengambil nomor antrian. QR Code tersebut di-scan. Alat scan akan ditempatkan di empat titik, seperti di pintu utama hingga tempat penggeledahan.

Peluncuran aplikasi QR Code Abdi LSIMA ini juga turut disaksikan oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Susy Susilawati. Susy memberikan apresiasi atas inovasi dan terobosan yang dilakukan oleh Lapas Lowokwaru Kota Malang ini. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com