Turunkan AKI dan AKB, Dinkes Kabupaten Malang Gelar Workshop SOP ANC-PNC

Home / Berita / Turunkan AKI dan AKB, Dinkes Kabupaten Malang Gelar Workshop SOP ANC-PNC
Turunkan AKI dan AKB, Dinkes Kabupaten Malang Gelar Workshop SOP ANC-PNC Peserta workshop Dinkes Kabupaten Malang saat menyimak penyampaian materi. (Foto : Dinkes Kabupaten Malang for TIMES Indonesia)

TIMESBATU, MALANGDinkes Kabupaten Malang terus melakukan berbagai upaya untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di wilayah tersebut.

Salah satu upayanya yakni dengan menggelar workshop penyusunan SOP ANC-PNC bersama USAID Jalin Jawa Timur di Hotel Atria , Kota Malang, Kamis (16/1/2020).

"Proses perumusan Solusi Lokal ditargetkan mengurangi jumlah AKI dan AKB di Kabupaten Malang, telah merumuskan Peningkatan Kepatuhan Petugas Kesehatan terhadap SPO ANC dan PNC Terpadu," ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Malang, Gunawan Djoko Untoro.

Lebih lanjut dia menjelaskan, SPO ANC dan PNC Terpadu merupakan standar operasional yang harus dijalani oleh seluruh petugas kesehatan dalam hal ini, dokter, bidan dan perawat.

"Solusi Lokal tersebut telah di lengkapi Paket Kegiatan dan Rencana Aksi pelaksanaan Solusi Lokal. Yang isinya merupakan rancangan untuk menekan AKI dan AKB," terangnya.

Selanjutnya dia menjelaskan, dalam parkteknya SPO pelayanan KIA maupun KIB belum dapat menjadi acuan yang efektif dalam pemberian layanan terhadap Ibu hamil, persalinan dan pasca persalinan maupun pada bayi baru lahir.

"Maka dari itu, dibutuhkan tersedianya jenis-jenis SPO untuk pelayanan ANC dan PNC. Dengan difasilitasi oleh Jalin USAID maka diselenggarakan serial pertemuan para pemangku kepentingan sektor kesehatan di Malang," bebernya.

Selanjutnya, dia juga menjabarkan beberapa poin untuk mendukung kesuksesan menekan AKI dan AKB. Di antaranya, Pemanfaatan Buku KIA dan Kepatuhan Tenaga Kesehatan Pemberi Layanan.

"Penurunan AKI dan AKB terus kami lakukan, karena ini menjadi program prioritas dan sekaligus meningkat kualitas kehidupan ibu hamil serta bayi," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Malang, Gunawan Djoko Untoro.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com